Berburu Blog Zombie di Pulau Zombie
Dadan, didalam gelap kamarnya, sedang duduk termenung memandangi akun mantannya depan monitor.
"ah.. Andai kau tak pergi dariku"
"tapi aku harus pergi" bisik CipCup menepuk bahu Dadan jelas membuatnya kaget dan menonjok monitor hingga tembus.
Lantas Dadan menoleh kebelakang, dilihatnya CipCup bersama Risal sedang Nyengir.
"kalian tahu aku blogger kere nan menderita ? Lihat kini laptop second yang baru kubeli kemarin telah hancur" bentak Dadan kepada mereka.
CipCup merengut, sementara Risal berusaha menenangkannya "tenang lah Dan, lagipula kita harus pergi" "kemana?" tanya Dadan sambil bangun kursinya.
"ke pulau zombie!" sahut Anthoe Fara yang bersandar misterius di pintu kamarnya, Fara mengenakan jaket hitam yang dengan penutup kepala dijaketnya ia tiungkan, jubahnya terlambai sampai ke teras, mulutnya tertutup masker hitam, Fara melangkah maju sambil melanjutkan penuturannya "kita berada dalam zona bahaya, kita berada di negara google, dam algoritma pemerintahan google yang baru telah menumpas blog2 kita dari wilayahnya, ini diakibatan karena kita terlambat mengefakuasi iklan popup yang bersarang di blog kita. Maka yang kita perlu adalah blog zombie, untuk memaksimalkan kinerja backlink terhadap blog2 baru kita. Dan kita akan membangunnya dengan lebih baik!"
Dadan bertanya pada Fara "lantas kemana kita akan menuju?" "menurut informasi yang kudapat, kita harus pergi ke pantai selatan, darisana kita bisa sampai ke pulau zombie" jelas Fara.
"Ayo kita pergi!" sahut CipCup sembari mengangkat tangan kanannya yang ia kepalkan,
dengan serempak Dadan, Risal, dan Fara saling bertatapan dan berkata "ayo!". dibawah langit abu-abu, mereka memulai petualangan dan berangkat menuju pantai selatan,
setelah perjalanan yang begitu jauh akhirnya mereka tiba. diantara luasnya pantai hanya terlihat satu kapal mengapung dengan jangkar tertancap disisi pantai, datas kapal terlihat seorang pemuda berpakaian bajak laut tengah memainkan hp sambil berbaring santai diatas ayunan jaringnnya.
ditengah angin pantai yang menggelebu, CipCup berteriak kepada pemuda diatas kapal itu "permisi pak," pemuda kapal itu menoleh dan mendapati empat pemuda tengah berdiri, lantas ia turun dari ayunannya dan berkata "iya ada apa ? naiklah ke atas kapal, agar aku bisa lebih jelas mendengar suaramu" seru pemuda kapal itu. "baiklah".diatas kapal, pemuda kapal itu mempersilahkan mereka berempat utk duduk diatas kursi2 yang tersedia mengelilingi meja bundarnya.
desis ombak mengiringi obrolan mereka, pemuda kapal itu menjelaskan "kenalkan aku Kapten. Fauzan Sani, selamat datang di kapalku, kapal ini adalah blogku. aku adalah seorang blogger dari kota mywapblog, hosting barat, Republik Google" "sedang apa kau disini?" tanya Fara, Fauzan menghela nafas, lalu menuturkan kisahnya "pekan lalu, negara google menerapkan peraturan agar menumpas blog2 yang berisi iklan popup dari wilayahnya, banyak blogger dan wapper kecewa atas kebijakan tersebut, termasuk aku. Telah banyak blog2 dan wap yang tertumpas dan diasingkan. kemarin kapalku terlibat kejar2an dengan kapal dewan algoritma google yang sedang berpatroli, dia ingin memeriksa isi kapalku, sedang aku belum memenuhi aturan utk mencabut iklan popup dikapalku. Karena tanpa iklan popup aku takkan mendapatkan penghasilan. Disisi pantai selatan ini adalah tempat yang aman, karena ini termasuk wilayah bagian yandex. Disini aku sedang mencoba menemukan solusi atas kinerja iklan2 popup di kapalku dengan script2 yang sedang kupelajari. Lantas apa yang kalian lakukan disini?" Fauzan bertanya kepada mereka berempat, Risal menegaskan "kami berasal dari kota mywapblog, hosting selatan, negara Google. Ya, Kebijakan google telah membuat kafe ku, hotel dan restauran bintang 5 milik temanku Fara hancur, termasuk warteg milik temanku CipCup hancur akibat patroli algoritma google yang menemukan iklan2 popup di blog2 kami. Kecuali Dadan, dia adalah teman kami tapi tidak pernah peduli terhadap itu semua, karena dia masih bertahan di gubuk reotnya tanpa iklan popup." "muehehe.. " sahut Dadan.
Fara melanjutkan, "maka dari itu kami akan berburu blog zombie dipulau zombie, bisakah kau hantar kami kesana ?
"pulau zombie adalah pulau yang sangat berbahaya, pulau itu terbengkalai karena penduduknya banyak yang meninggalkan desa, diakibatkan pemimpin dari pulau itu adalah orang yang serakah dan korup, lantas pemimpin pulau itu menciptakan para zombie dan akhirnya ia tewas oleh zombie ciptaannya itu. sungguh itu perjalanan yang jauh, maka dari itu aku bisa mengantar jika kalian sanggup membayarku $700?. Karena aku akan ikut kalian dan memastikan kalian selamat dan pulang bersamaku" "baiklah aku sanggup" jawab Fara.
Setelah pelayaran yang cukup jauh, mereka sampai di pulau zombie dan turun dari kapal.
mereka melanjutkan perjalanan kearah timur dimana terletak hutan
merakapun lanjut berjalan didalam hutan, di sekeliling hutan tampak pohon2 menjulang tinggi tanpa daun. Bunyi daun terinjak mengiringi langkah mereka, setibanya ditengah hutan tampak istana megah dan horor berdiri dengan gerbangnya menjulang tinggi.
Fauzan mengingatkan "ini adalah halaman istana, tempat dimana biasanya para zombie muncul, bersiaplah"
mereka mulai menginjak teras depan istana, berwarna abu abu dan luas. Mereka terus berjalan mendekati gerbang yang jaraknya cukup jauh.
"WARRAU!" terdengar gerangan suara zombie, benar saja para zombie muncul dari balik-balik pohon sekeliling halaman, para zombie dengan posisi mengepung berlari mendekati mereka berelima yang berada ditengah teras halaman depan istana, mereka membentuk formasi lingkaran, hingga Fara memberikan komando "SERAAANG!". Terlibatlah kelima blogger itu dalam baku hantam melawan puluhan zombie! Fauzan mengayun2kan pedangnya pada satu persatu zombie yang mendekatinya, sementara Dadan dengan pukulan kuatnya menghantam satu-persatu para zombie, Begitu juga Risal, Fara dan CipCup dengan berani menghajar satu persatu zombie. Tampak halaman istana dipenuhi riuh keributan dan jerit para zombie!
hingga akhirnya semua zombie itu takluk dan tersungkur berserakan.
mereka berlima dengan nafas berat tampak kelelahan setelah menghadapi para zombie, "AYO" kata Fara, mereka lanjut berjalan mendekati gerbang istana, mereka dorong gerbang tinggi itu dan gerbang itu terbuka dengan suaranya yang bising, "kreekerekeeek".
begitu pintu gerbang terbuka, terlihatlah disana dibawah istana suasana desa yang tak berpenghuni, terlihat rumah2 dan tumpukkan mobil tampak sudah kumuh dan berdebu, mereka berpencar mencari apa yang mereka inginkan, Dadan mendobrak salah satu rumah kumuh dengan pukulannya "BREAK!" pintunya hancur dan terlontar berputar kedalam. Ia menyusuri setiap ruangan hingga akhirnya ia Menemukan Laptop yang masi menyala, didalam monitor tampak sedang berada di beranda facebook, dia mengusap layar monitor dan menyingkirkan jaring laba2. ia meniup mouse yang sudah berdebu dan mengklik melihat profilnya. Dadan sedikit kaget mendapati apa yang dilihatnya, ternyata sang pemilik akun ini adalah mantannya, dan rumah ini adalah rumah mantannya. Dadan menghirup nafas dengan keras lalu berkata "how aku tercengang, kau meninggalkanku jelas tanpa sebab, lupa password? Atau apapun ituh, kau tlah pergi dariku dan menyakitiku, mungkin ya aku pernah menyakitimu, dan apa yang terjadi aku takkan pernah peduli terhadapmu. Kecuali kebenaran memaksaku menyelamatkan perasaanmu, dunia kau begitu keparat, atau tidak ? Aku tak tahu pasti yang jelas kau menipu, membuatku tak mensyukuri apa yang ada, dan.." sedang Dadan bercakap-cakap sendiri, sementara yang lain menemukan barang2 zombie mereka, "hey aku menemukan pabrik laptop" seru CipCup, "lihat aku menemukan Lamborgini yang masi menyala" seru Risal, "yeah ini yang kucari" bisik Fara menemukan berangkas berisi $70.000.000-, didalam gudang" di sisi lain, "dan aku, menemukan mahkota dan pakaian kerajaan, hahaha." ujar Fauzan berada ditengah istana.*** ini adalah cerpen fiksi yang ane buat dalam rangka belajar bikin cerpen, besar kecilnya kesalahan mohon dimaafkan.
"ah.. Andai kau tak pergi dariku"
"tapi aku harus pergi" bisik CipCup menepuk bahu Dadan jelas membuatnya kaget dan menonjok monitor hingga tembus.
Lantas Dadan menoleh kebelakang, dilihatnya CipCup bersama Risal sedang Nyengir.
"kalian tahu aku blogger kere nan menderita ? Lihat kini laptop second yang baru kubeli kemarin telah hancur" bentak Dadan kepada mereka.
CipCup merengut, sementara Risal berusaha menenangkannya "tenang lah Dan, lagipula kita harus pergi" "kemana?" tanya Dadan sambil bangun kursinya.
"ke pulau zombie!" sahut Anthoe Fara yang bersandar misterius di pintu kamarnya, Fara mengenakan jaket hitam yang dengan penutup kepala dijaketnya ia tiungkan, jubahnya terlambai sampai ke teras, mulutnya tertutup masker hitam, Fara melangkah maju sambil melanjutkan penuturannya "kita berada dalam zona bahaya, kita berada di negara google, dam algoritma pemerintahan google yang baru telah menumpas blog2 kita dari wilayahnya, ini diakibatan karena kita terlambat mengefakuasi iklan popup yang bersarang di blog kita. Maka yang kita perlu adalah blog zombie, untuk memaksimalkan kinerja backlink terhadap blog2 baru kita. Dan kita akan membangunnya dengan lebih baik!"
Dadan bertanya pada Fara "lantas kemana kita akan menuju?" "menurut informasi yang kudapat, kita harus pergi ke pantai selatan, darisana kita bisa sampai ke pulau zombie" jelas Fara.
"Ayo kita pergi!" sahut CipCup sembari mengangkat tangan kanannya yang ia kepalkan,
dengan serempak Dadan, Risal, dan Fara saling bertatapan dan berkata "ayo!". dibawah langit abu-abu, mereka memulai petualangan dan berangkat menuju pantai selatan,
setelah perjalanan yang begitu jauh akhirnya mereka tiba. diantara luasnya pantai hanya terlihat satu kapal mengapung dengan jangkar tertancap disisi pantai, datas kapal terlihat seorang pemuda berpakaian bajak laut tengah memainkan hp sambil berbaring santai diatas ayunan jaringnnya.
ditengah angin pantai yang menggelebu, CipCup berteriak kepada pemuda diatas kapal itu "permisi pak," pemuda kapal itu menoleh dan mendapati empat pemuda tengah berdiri, lantas ia turun dari ayunannya dan berkata "iya ada apa ? naiklah ke atas kapal, agar aku bisa lebih jelas mendengar suaramu" seru pemuda kapal itu. "baiklah".diatas kapal, pemuda kapal itu mempersilahkan mereka berempat utk duduk diatas kursi2 yang tersedia mengelilingi meja bundarnya.
desis ombak mengiringi obrolan mereka, pemuda kapal itu menjelaskan "kenalkan aku Kapten. Fauzan Sani, selamat datang di kapalku, kapal ini adalah blogku. aku adalah seorang blogger dari kota mywapblog, hosting barat, Republik Google" "sedang apa kau disini?" tanya Fara, Fauzan menghela nafas, lalu menuturkan kisahnya "pekan lalu, negara google menerapkan peraturan agar menumpas blog2 yang berisi iklan popup dari wilayahnya, banyak blogger dan wapper kecewa atas kebijakan tersebut, termasuk aku. Telah banyak blog2 dan wap yang tertumpas dan diasingkan. kemarin kapalku terlibat kejar2an dengan kapal dewan algoritma google yang sedang berpatroli, dia ingin memeriksa isi kapalku, sedang aku belum memenuhi aturan utk mencabut iklan popup dikapalku. Karena tanpa iklan popup aku takkan mendapatkan penghasilan. Disisi pantai selatan ini adalah tempat yang aman, karena ini termasuk wilayah bagian yandex. Disini aku sedang mencoba menemukan solusi atas kinerja iklan2 popup di kapalku dengan script2 yang sedang kupelajari. Lantas apa yang kalian lakukan disini?" Fauzan bertanya kepada mereka berempat, Risal menegaskan "kami berasal dari kota mywapblog, hosting selatan, negara Google. Ya, Kebijakan google telah membuat kafe ku, hotel dan restauran bintang 5 milik temanku Fara hancur, termasuk warteg milik temanku CipCup hancur akibat patroli algoritma google yang menemukan iklan2 popup di blog2 kami. Kecuali Dadan, dia adalah teman kami tapi tidak pernah peduli terhadap itu semua, karena dia masih bertahan di gubuk reotnya tanpa iklan popup." "muehehe.. " sahut Dadan.
Fara melanjutkan, "maka dari itu kami akan berburu blog zombie dipulau zombie, bisakah kau hantar kami kesana ?
"pulau zombie adalah pulau yang sangat berbahaya, pulau itu terbengkalai karena penduduknya banyak yang meninggalkan desa, diakibatkan pemimpin dari pulau itu adalah orang yang serakah dan korup, lantas pemimpin pulau itu menciptakan para zombie dan akhirnya ia tewas oleh zombie ciptaannya itu. sungguh itu perjalanan yang jauh, maka dari itu aku bisa mengantar jika kalian sanggup membayarku $700?. Karena aku akan ikut kalian dan memastikan kalian selamat dan pulang bersamaku" "baiklah aku sanggup" jawab Fara.
Setelah pelayaran yang cukup jauh, mereka sampai di pulau zombie dan turun dari kapal.
mereka melanjutkan perjalanan kearah timur dimana terletak hutan
merakapun lanjut berjalan didalam hutan, di sekeliling hutan tampak pohon2 menjulang tinggi tanpa daun. Bunyi daun terinjak mengiringi langkah mereka, setibanya ditengah hutan tampak istana megah dan horor berdiri dengan gerbangnya menjulang tinggi.
Fauzan mengingatkan "ini adalah halaman istana, tempat dimana biasanya para zombie muncul, bersiaplah"
mereka mulai menginjak teras depan istana, berwarna abu abu dan luas. Mereka terus berjalan mendekati gerbang yang jaraknya cukup jauh.
"WARRAU!" terdengar gerangan suara zombie, benar saja para zombie muncul dari balik-balik pohon sekeliling halaman, para zombie dengan posisi mengepung berlari mendekati mereka berelima yang berada ditengah teras halaman depan istana, mereka membentuk formasi lingkaran, hingga Fara memberikan komando "SERAAANG!". Terlibatlah kelima blogger itu dalam baku hantam melawan puluhan zombie! Fauzan mengayun2kan pedangnya pada satu persatu zombie yang mendekatinya, sementara Dadan dengan pukulan kuatnya menghantam satu-persatu para zombie, Begitu juga Risal, Fara dan CipCup dengan berani menghajar satu persatu zombie. Tampak halaman istana dipenuhi riuh keributan dan jerit para zombie!
hingga akhirnya semua zombie itu takluk dan tersungkur berserakan.
mereka berlima dengan nafas berat tampak kelelahan setelah menghadapi para zombie, "AYO" kata Fara, mereka lanjut berjalan mendekati gerbang istana, mereka dorong gerbang tinggi itu dan gerbang itu terbuka dengan suaranya yang bising, "kreekerekeeek".
begitu pintu gerbang terbuka, terlihatlah disana dibawah istana suasana desa yang tak berpenghuni, terlihat rumah2 dan tumpukkan mobil tampak sudah kumuh dan berdebu, mereka berpencar mencari apa yang mereka inginkan, Dadan mendobrak salah satu rumah kumuh dengan pukulannya "BREAK!" pintunya hancur dan terlontar berputar kedalam. Ia menyusuri setiap ruangan hingga akhirnya ia Menemukan Laptop yang masi menyala, didalam monitor tampak sedang berada di beranda facebook, dia mengusap layar monitor dan menyingkirkan jaring laba2. ia meniup mouse yang sudah berdebu dan mengklik melihat profilnya. Dadan sedikit kaget mendapati apa yang dilihatnya, ternyata sang pemilik akun ini adalah mantannya, dan rumah ini adalah rumah mantannya. Dadan menghirup nafas dengan keras lalu berkata "how aku tercengang, kau meninggalkanku jelas tanpa sebab, lupa password? Atau apapun ituh, kau tlah pergi dariku dan menyakitiku, mungkin ya aku pernah menyakitimu, dan apa yang terjadi aku takkan pernah peduli terhadapmu. Kecuali kebenaran memaksaku menyelamatkan perasaanmu, dunia kau begitu keparat, atau tidak ? Aku tak tahu pasti yang jelas kau menipu, membuatku tak mensyukuri apa yang ada, dan.." sedang Dadan bercakap-cakap sendiri, sementara yang lain menemukan barang2 zombie mereka, "hey aku menemukan pabrik laptop" seru CipCup, "lihat aku menemukan Lamborgini yang masi menyala" seru Risal, "yeah ini yang kucari" bisik Fara menemukan berangkas berisi $70.000.000-, didalam gudang" di sisi lain, "dan aku, menemukan mahkota dan pakaian kerajaan, hahaha." ujar Fauzan berada ditengah istana.
Posting Komentar untuk "Berburu Blog Zombie di Pulau Zombie"
Posting Komentar
Berkomentarlah dengan baik dan bijak.
Ingat kata-kata anda mencerminkan isi hati anda.