Widget HTML #1

Berburu Blog Zombie di Pulau Zombie Part 2

Mywapblog City, hosting selatan, negara google.
suasana kota indah dengan alam masih asri, satu bulan berlalu setelah Dadan dkk berhaasil berburu blog zombie di kepulauan zombie, kini mereka sukses dengan barang2 buruan mereka dari pulau zombie.satu ketika, Risal keluar dari Lamborghininya, dengan langkah setengah lari ia menuju rumah Dadan, raut gelisah tampak menghiasi wajahnya, Risal ketuk rumah Dadan, bunyi ketukan diiringi dengan panggilan "Dan!.."
segera pintu terbuka Dadan dapati Risal "ada apa ?" tanya nya.
"aku dapat panggilan bahwa CipCup telah diculik!"
"dimana ia ?!"
"di pulau zombie!"
"apah?!"
"jelaskan padaku apa yang terjadi ?!" sahut Anthoe Fara, bersandar misterius dibawah pohon jengkol tak jauh dari sana. Seperti biasa Fara mengenakan jaket hitam dengan penutup kepala yang ditiungkan, lengkap dengan masker dan jubahnya.
mereka mengampiri Fara di pohon jengkol, Risal akan menjelaskan apa yang terjadi, baru saja Risal ingin mengucap
terdengar sirine mobil polisi yang mendekat, suara decit rem berbarengan dengan suara ban menggasak aspal, mobil itu berhenti didepan rumah Dadan..
Kapten. Fauzan Sani, dia bersama seorang polisi keluar dari mobil berjalan mendekati mereka. "kenal kan ini Komandan. Dwijaputra" kata Fauzan.
usai semua bersalaman,
"bagai mana perkembangannya?" tanya Risal,
Dwijaputra menjelaskan "menurut hasil rekaman cctv, ia diculik oleh sekelompok buronan kelas kakap yang diketahui bernama The O Hawk yang bermarkas di pulau zombie, mereka melancarkan aksinya tengah malam, diketahui mereka berhasil melacak posisi temanmu berdasarkan laptop yang disadap, agaknya temanmu itu menggunakan laptop yang di produksi di pulau zombie, laptop produksi pulau itu memang telah dipasangi sadap oleh kelompok The O Hawk yang dipakai utk memberontak pemerintahan pulau itu."
"apah ? Bukankah pulau itu hanya dihuni oleh para zombie ?!" tanya Risal,
"sebenarnya tidak, " jawab Fauzan, ia meneruskan "The O Hawk team, adalah kelompok pemberontak yang dipimpin oleh Dulih Haw bersama Sugeng Wahyudi yang merupakan anak buah sekaligus adik tirinya, kelompok itu bertanggung jawab atas kejatuhannya pulau zombie, berita yang tersebar menceritakan bahwa warga meninggalkan pulau zombie dan raja penguasa pulau itu dibunuh oleh zombie ciptaannya, Sangat mustahil. Kenyataannya itu adalah konspirasi kelempok mereka yang berkudeta, merekalah yang telah menciptakan para zombie. akibat ulah mereka perang pun terjadi, antara kelompok The O Hawk melawan warga desa yang dipimpin oleh raja penguasa pulau, setiap warga yang terserang zombie berubah menjadi zombie dan menyerang saudaranya! Banyak saudara tidak tega utk menumpas saudaranya yang berubah menjadi zombie menyebabkan warga pribumi diambang kekalahan, sang raja penguasa pulau menyadari hal itu maka ia bersama beberapa warga yang tersisa memilih pergi meninggalkan pulau."
"jadi, raja penguasa pulau itu masih hidup ?!" tanya Risal,
"ya, dialah Noer Amienollah yang merupakan sahabatku."
tegas Fauzan.
"sudah jelas, mari berangkat menuju pulau itu, Aku akan segera menghajar The O Hawk sialan itu!" ujar Fara.
"hey hey hey tunggu dulu, tadi aku sedang melakukan transaksi $5 menjual salah satu blogku, jika aku pergi sekarang maka $5 itu akan melayang!" protes Dadan,
Fara menatap dingin Dadan, dengan masker menutupi mulutnya ia berkata "kau tahu apa yang lebih berharga dari sekedar harta, apalagi hanya uang sejumlah $5 ? Kesetiaan dari teman, hal paling berharga jika kau mampu menciptakannya. Siapapun, takkan mampu membeli kesetiaan dan loyalitas."
Senyap sejenak.
Dadan bengong terhadap Fara, dengan melotot matanya menatap Fara, tiba-tiba Dadan mengangkat tangan kanannya yang ia kepalkan lalu berkata "ayo kita pergi!"
Fara, Risal, Fauzan dan Dwija saling bertatapan dan serempak berkata "ayo!""Baiklah ikuti kami, aku tahu satu-satunya akses utk sampai ke pulau zombie melalui jalur darat, kita perlu menuju ke kota mywapblog, hosting timur, negara Google, lanjut memasuki perbatasan VK, khosting barat, negara Yandex. disana terdapat jembatan tua menuju pulau zombie." tutur Fauzan.
Fauzan dan Dwija menaiki mobil polisi. sementara Dadan bersama Fara dan Risal menaiki Lamborghini, Mereka berangkat, Mobil Polisi melaju kencang disusul oleh Lamborghini dibelakangnya, perjalanan jauh ditempuh dengan kecepatan tinggi, kini mereka memasuki perbatasan Yandex dan Google, jalanan aspal tidak terawat, tampak daun berserakan menaburi sepanjang jalan. "Ngueeng... NGUONGG...." Bunyi dua mobil berkejaran dengan kencang, daun-daun beterbangan begitu dua mobil itu melewatinya..
masih dengan kecepatan penuh, kini mereka memasuki jembatan akses kepulau zombie, melihat kedua mobil melesat, burung-burung gagak yang berada di gapura jembatan hujung pulau zombie itu terbang kocar kacir.."mereka datang bos" kata Sugeng menatap radar yang dipegangnya.
"kamvret! Verikan mereka sedikit vertunjukan!" tegas Dulih memandangi jendela dari atas gedung markas, tidak lama, dia mendapati dua mobil melaju kencang lalu berhenti jauh dihalaman gedungnya.
Fauzan dan Dwija turun dari mobil polisi, disusul Dadan, Risal dan Fara.
"sampai juga" kata Fauzan.
"jadi gedung besar inilah markasnya?" tanya Risal
"ya." jawabnya.
tanpa komando Fara berlari mendekati gedung, jubahnya tampak berkibar ketika ia berlari kencang..
Fauzan mengingatkannya "hati-hati Fara!"
Dadan dan Risal hanya bengong melihat ulah Fara, sementara Dwija dengan siaga mengeluarkan pistolnya, dengan dua tangannya ia pegang pistol disisi telinganya.
Fara masih berlari, ia menuju satu-satunya garasi akses ke gedung yang akan ia dobrak. tiba-tiba garasi yang didekatinya terbuka, terlihat para zombie berlarian keluar dari garasi, "VANGKE!" seketika Fara mengerem langkahnya dan memutar haluan.
melihat pemandangan itu Dadan dan Risal segera berlari menyusul Fara!
Disusul oleh Dwijaputra berlari sambail menodongkan pistolnya!
Fauzan mengeluarkan pedangnya juga berlari menyusul sambil mengacungkan pedangnya!
Terlibatlah kelima blogger itu dalam pertempuran melawan zombie,
Halaman gedung dipenuhi oleh riuh puluhan zombie, melihat teman2nya telah dekat Fara kembali memutar haluan ke arah para zombie dan menghajarnya dengan berani!, menyusul Dadan dan Risal berlari disisi kiri dan kanannya membantu menghajar para zombie!, Dwija dari belakang meletus-letuskan pistolnya ke arah kepala para zombie sambil berlari, Fauzan mengayun-ngayunkan pedangnya membuat setiap zombie yang mendekatinya terhempas!

pertempuran berlangsung cukup lama, Fauzan mencabut tikaman terakhir pedangnya dari zombie yang mendekapnya, kemudian zombie itu jatuh tergeletak dengan bisik erangan.
Senyap, hanya terlihat suasana lelah dari kelima blogger itu yang saling berjauhan, halaman dipenuhi zombie yang tepar. Mereka bertatapan, tiada terdengar suara zombie tanda pertempuran berakhir.Dengan nafas berat Fara berkata "ayo!"
mereka melanjutkan perjalanan memasuki garasi, lalu menaiki anak tangga menuju keatas.
disisi lain suasana kian mencekam, "gawat bos, mereka berhasil menaklukan para zombie dan sedang menuju kemari." kata Sugeng
"aku tahu itu, tak ada vilihan lain, selain aku yang akan memvereskannya." tegas Dulih.
"vaiklah eh Baiklah, Bos,."

hingga sampai di lantai 7, lai terakhir tepat dimana Dulih dan Sugeng dari jendela memantau mereka saat bertempur melawan para zombie. dari belakang terdengar geretakan kaki menaiki anak tangga, Dulih dan Sugeng yang sedang menatapi jendela sontak menoleh kebelakang secara bersamaan dgn mata melotot, "mereka telah tiva!" tegas Dulih.
munculah Fara, disusul Fauzan, Risal, Dwija, dan Dadan yang tadi terjingkat-jingkat menaiki anak tangga kini menginjakan kakinya di lantai 7 tanpa jeda mereka lanjut berlari mendekati Dulih dan anak buah semata wayangnya itu.
"Hiaaa!" pekik Dulih berbarengan dengan Sugeng berlari ke arah mereka.
Terlibatlah ketujuh blogger itu dalam pertarungan di lantai tujuh!
Dulih mengayunkan pukulannya yang sukses mendarat di pipi Dadan dan membuat Dadan terhempas menghancurkan sebuah meja, "BREAK!" ditengah reruntuhan meja dia berkata "$5 ku terbayar dengan ini..."
Dadan terbaring lemah, pandangannya mulai kabur, yang ia lihat Risal terbang melintasi diatasnya, disusul Dwija dengan memegang borgol juga tampak terlempar.

namun setelah pertarungan yang cukup lama. pada akhirnya Dulih dan Sugeng takluk ditangan Fara dan Fauzan. Dwija berhasil memborgol keduanya, dengan lelah Dulih berkata: "vaiklah aku menyerah!"

CipCup berhasil dibebaskan, berdasarkan penuturan The O Hawk team ternyata ia tersekap di lantai 3.
Fauzan didepan halaman gedung, sorot cemas tampak menghiasi matanya yang menatap langit abu-abu, dalam hatinya ia berkata "Noer Amienollah, dimanakah kau berada?".
***SELESAI***

Posting Komentar untuk "Berburu Blog Zombie di Pulau Zombie Part 2"