Widget HTML #1

PERANG SAIBER (CYBER WAR), PART 2

Jauh sudah pasukan google menekan dan terus menggempur wilayah weibo, mentari perlahan tenggelam di ufuk barat, pasukan mulai memasuki daerah hutan. Itu akan menjadi medan yang sulit, sementara Noer dan Fara entah kemana? mereka menghilang diantara pasukan yang terus berlarian.
Aku berusaha fokus pada medan, "Ah mimpi terburuk sepanjang masa, apa yang terjadi padaku ?" fikiran2 itu membuyarkan arah fokusku!
didalam hutan, semua pasukan berpencar. Aku bersembunyi diantara semak2. aku membidik dan meletus2kan tembakanku pada sekumpulan prajurit baidu, salah fokus membuat setiap tembakanku tidak terarah dengan baik. Gawat!
sekumpulan pasukan baidu mengetahui keberadaanku, mereka berlari mengejarku!
meski sedikit gelap aku berlari terkelok-kelok diantara banyaknya pohon dihutan, mereka meletus2kan tembakannya kearahku, untungnya pohon2 membantu menghalau peluru yang dilontarkan mereka. Ditengah pelarian ku gigit geranat dan kulempar ke arah mereka yang mengejarku sembari menodongkan senjata2nya.
terdengar bunyi ledakan dan asap menyerbung tepat dimana geranat yang kulempar tadi mendarat, sambil memperlambat lariku, peluh bercuran membasahi punggung dan wajahku, dibalik pepohonan ku lihat kebelakang.

"mereka sudah mati!," ucapan itu mengagetkanku, ku yang menoleh kebelakang segera memalingkan kembali pandangan kedepan, ternyata itu salah satu pasukan google, "siapa kau ?!" tanyaku,
"aku Sugeng Wahyudi, berasal dari kota wordpress, google." sambil menyodorkan tangannya
aku menyambut baik tangannya "ya, aku Dadan Manifest, dari mywapblog, hosting timur, google."
"yasudah ayo kita pergi, kondisi disini tidak terlalu kondusif".

hari sudah gelap, cahaya bulan sedikit menerangi arah kami, kita tiba disebuah gubuk tua didalam hutan, "wow tempat horor macam apa ini?" kubilang.
"entahlah, hanya satu-satunya gubuk tua ditengah hutan."
Sugeng mendobrak pintu gubuk tua itu dan "BREAK!" pintu hancur terlontar berputar kedalam gubuk,
"kita akan bermalam disini!" kata Sugeng.
"apah ?! Ditempat mengerikan begini?"
"ya,"
"oh kapan ini akan berakhir?" mataku menatap ngeri sekitaran gubuk yang tak terawat.
Sugeng menegaskan "tenanglah, kita merupakan barisan terakhir dari pasukan, dan seluruh weybo telah sepenuhnya diakusisi oleh pasukan kita." tegasnya,

Mimpi buruk macam apa ini, aku tak percaya dapat tidur ditempat seperti ini. "Cepatlah Dan,"
tak ada pilihan lain, mataku mulai terasa berat, dengan menahan kantuk ku keluarkan backpacker dari ranselku dan segera tidur.

"Woah.. Mengesankan" ucapku melihat hari sudah terang benerang ditengah hutan.
aku bersama Sugeng melanjutkan invasi menyusul pasukan barisan terdepan yang telah mengakusisi weibo dan menuju pengambil alihan wordpress utara, barisan depan pasti telah tiba di wordpress utara, dari weybo selatan masuk ke perbatasan wordpress utara dgn strategi menyergap, perjalanan kami berlangsung cukup jauh, sepanjang perjalanan dihiasi oleh mayat para prajurit, baru saja kami injakkan kaki di perbatasan wordpress utara, perang telah menyambut, aku menyingkirkan dedaunan bengong lalu ternganga.
Sementara Sugeng tanpa pamit berlari kencang menuju medan, "Sugeng tunggu!" teriak ku.
aku berlari menyusul Sugeng,
kepulan asap hitam membumbung dimana-mana tampak dari jauh, Sugeng berlari ditengah medan sambil meletus2kan shotgunnya! Gemuruh angin juga membisingi telingaku dan meniup rambutku yang berlari sambil meletus2kan shotgunku!
ditengah luasnya medan, aku berlari kencang agak renggang jauh disisi sugeng, ditengah pelarian beberapa pasukan google lain menyusul. Tampak Noer berlari agak membungkuk mendahuli sambil meletus2kan ak47nya sesekali ia melompati karung pelindung yg dilewatinya.
menyusul Fara memanggul basoka berlari berkelok-kelok melewati karung pelindung, terlihat juga Komandan dwija berlari dengan bendera berkibar yang deras dipangkuannya, "merdekaaa!" pekik komandan Dwija dengan peluh yg membasahi wajahnya.

"ternyata mereka masih hidup" dalam hatiku.
aku tersenyum dan lebih semangat utk bertempur. Pertempuran berlangsung lama, dengan semangat kesatuan yang berkobar, satu persatu Wilayah wordpress utara berhasil diakusisi oleh pasukan google, satu persatu bendera google tertancap dan berkibar, mendesak hingga akhirnya mengusir pasukan baidu yg semakin surut.

Lolongan sirine mulai berhenti, pasukan google memenuhi penjuru wordpress utara. Tak lama terdengar lagu kebangsaan dikumandangkan pasukan google, rupanya pasukan baidu telah kalah, riuh luapan suka cita menyusul begitu lagu berhenti berkumandang.

pemerintahan baidu mengadakan gencatan senjata dan bersepakat utk damai sebelum perang merambah dan merugikan kedua belah pihak, sementara kerugian berpihak pada baidu yang kehilangan 1/3 wilayah weybo.
satu hari kemudian, aku kembali ke kampung halamanku mywapblog, hosting timur, google.
aku kembali ke gubuk reotku dengan tenang, dan aku bersyukur tidak kembali sebagai penunggang peti mati.
***TAMAT***

Posting Komentar untuk "PERANG SAIBER (CYBER WAR), PART 2"